News  

Dentuman dan Getaran Misterius Diduga dari Erupsi Gunung Anak Krakatau Guncang Banten

Gunung Anak Krakatau erupsi dan memunculkan lava fountain serta kepulan abu vulkanik dari kawasan kawah aktif di Selat Sunda. Foto: X
banner 120x600

SERANG, MyInfo.ID – Gunung Anak Krakatau erupsi kembali memicu getaran yang dirasakan warga di kawasan Carita, Banten, Sabtu (5/9/2026). Aktivitas tersebut juga disertai suara dentuman yang membuat sebagian warga sempat panik.

Getaran dilaporkan terjadi sejak dini hari hingga pagi. Sejumlah warga menyebut pintu dan jendela rumah mereka ikut bergetar ketika aktivitas erupsi berlangsung.

Salah satu rekaman mengenai kondisi tersebut dibagikan melalui akun Threads @bangbaid. Video yang disebut direkam sekitar pukul 06.42 WIB itu memperlihatkan kondisi di Kecamatan Carita.

“Tolong Gunung Krakatau kalau lagi latihan jangan gini-gini amat. Masyarakat Carita panik ini semuanya,” tulis akun tersebut.

Keluhan serupa disampaikan akun Threads @bagaz_bathoeta. Ia mengatakan rumahnya berjarak sekitar 10 kilometer dari pantai, tetapi getaran masih terasa hingga membuat pintu dan jendela bergetar.

Di tengah laporan warga tersebut, Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.

Berdasarkan pengamatan pada Sabtu pukul 00.00-06.00 WIB, aktivitas erupsi masih terjadi. Secara visual, terlihat fenomena lava fountain atau semburan lava dari gunung api yang berada di kawasan Selat Sunda tersebut.

Dalam periode pengamatan itu juga tercatat satu kejadian letusan dengan amplitudo maksimum mencapai 70 milimeter.

Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berada pada Level III atau Siaga. PVMBG meminta masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung untuk tetap tenang menghadapi aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama dengan terus mengikuti perkembangan aktivitas gunung api dari sumber resmi. Masyarakat juga diminta tidak langsung mempercayai informasi mengenai potensi tsunami yang belum terkonfirmasi.

Informasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau dan potensi bencana di sekitarnya dapat dipantau melalui PVMBG, BMKG, serta BPBD setempat.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow