News  

Stasiun Gombong, Warisan Belanda 1887 yang Kini Jadi Gerbang Wisata di Barat Kebumen

Stasiun Gombong, Warisan Belanda 1887 yang Kini Jadi Gerbang Wisata di Barat Kebumen. Foto: Daop 5 Purwokerto
banner 120x600

KEBUMEN, MyInfo.ID – Berdiri anggun di ketinggian 18 meter di atas permukaan laut (mdpl), Stasiun Gombong tak sekadar penanda nostalgia. Bangunan cagar budaya yang diresmikan perusahaan kereta api Hindia Belanda, Staatsspoorwegen (SS), pada 1887 ini kini bertransformasi menjadi simpul transportasi vital di jalur selatan Pulau Jawa.

Stasiun yang berlokasi di Kelurahan Wonokriyo, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah tersebut mencatatkan lonjakan mobilitas warga yang signifikan. Data PT KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan, rata-rata volume penumpang per bulan di stasiun ini melesat hingga 33 persen, dari 33.646 orang pada 2023 menjadi 44.861 orang hingga Agustus 2026.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan bahwa stasiun ini bukan sekadar titik perhentian kereta api, melainkan penggerak roda ekonomi, pendidikan, dan pariwisata setempat.

“Pertumbuhan volume penumpang menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan dari dan menuju Gombong. Kami melihat Stasiun Gombong bukan sekadar tempat naik dan turun kereta, tetapi juga bagian penting dari konektivitas masyarakat, termasuk untuk mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pariwisata di Kabupaten Kebumen,” ujar As’ad dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Saat ini, Stasiun Gombong disinggahi sekitar 56 perjalanan kereta api penumpang setiap hari, melayani kelas eksekutif maupun ekonomi. Rute-rute tersebut menghubungkan koridor lintas Kroya–Kutoarjo langsung menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Banyuwangi.

Letaknya yang strategis di wilayah barat Kebumen membuat stasiun ini menjadi pintu gerbang favorit bagi para pelancong. Wisatawan yang turun di Gombong dapat mengakses cagar budaya Benteng Van der Wijck hanya dalam kurun beberapa menit.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow