PURWOKERTO, MyInfo.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas menggelar Pelatihan Pembina Palang Merah Remaja (PMR) 2026 untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pembina dalam mendampingi sekaligus mengembangkan potensi generasi muda.
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari, 1-5 September 2026, tersebut diikuti 124 pembina PMR tingkat Madya dan Wira dari sejumlah sekolah di Kabupaten Banyumas.
Kegiatan dibagi dalam dua tahap. Pelatihan tatap muka berlangsung di Aula Universitas Harapan Bangsa (UHB) Purwokerto. Selanjutnya, peserta akan mengikuti simulasi dan praktik lapangan pada 4-5 September 2026 di kawasan Baturraden.
Melalui pelatihan tersebut, PMI Banyumas berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembina, sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam melakukan pembinaan PMR. Kegiatan itu juga diarahkan untuk menumbuhkan semangat kepalangmerahan dan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan generasi muda.
Pelatihan secara resmi dibuka Rektor UHB, Assoc. Prof. Dr. Yuris Tri Naili, S.H., KN., M.H. Ia mengapresiasi kepercayaan PMI Banyumas yang memilih UHB sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan.
Menurut Yuris, kegiatan kepalangmerahan dan ekstrakurikuler di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan nonakademis peserta didik. Keterampilan bersosialisasi, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri menjadi bekal penting bagi generasi muda.















