Balon Udara BI Curi Perhatian di Festival UMP 2026, Gaungkan Edukasi QRIS

Balon Udara BI Curi Perhatian di Festival UMP 2026, Gaungkan Edukasi QRIS. Foto: UMP
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Festival Balon Udara UMP 2026 tidak hanya menyuguhkan pemandangan balon warna-warni yang menghiasi langit Purwokerto. Salah satu balon milik Bank Indonesia (BI) Purwokerto menjadi magnet perhatian karena membawa pesan edukasi tentang perlindungan konsumen dan literasi transaksi digital.

Festival yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-61 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada 28 Juni 2026 itu dimanfaatkan BI Purwokerto untuk mengampanyekan program PeKA (Peduli, Kenali, Adukan) kepada masyarakat.

Balon udara tersebut didesain dengan visual mencolok, menampilkan tulisan PeKA dan logo QRIS berukuran besar. Melalui cara yang lebih kreatif, BI ingin mengajak masyarakat semakin memahami pentingnya perlindungan konsumen dalam sistem pembayaran sekaligus mendorong penggunaan transaksi digital yang aman, mudah, dan efisien.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, mengatakan keikutsertaan BI dalam Festival Balon Udara UMP bukan sekadar memeriahkan acara, tetapi juga menjadi bagian dari strategi edukasi publik.

“Festival Balon Udara UMP menjadi media unik untuk menyampaikan pesan edukatif. Kami ingin menyapa masyarakat, khususnya anak muda, dengan cara yang lebih kreatif dan berkesan. Melalui balon PeKA ini, kami mengajak semua pihak untuk lebih peduli, mengenali hak dan kewajibannya, serta tidak ragu untuk melaporkan jika terjadi permasalahan dalam transaksi keuangan,” ujar Christoveny dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, kampanye PeKA mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai risiko dalam transaksi digital, memahami hak sebagai pengguna layanan sistem pembayaran, sekaligus mengetahui mekanisme pengaduan apabila mengalami kendala atau menemukan dugaan pelanggaran.

Selain itu, keberadaan logo QRIS pada balon udara juga menjadi simbol komitmen Bank Indonesia dalam memperluas penggunaan sistem pembayaran digital nasional. Edukasi tersebut diharapkan mampu mempercepat adaptasi masyarakat terhadap transaksi non-tunai sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow