Pemerintah Pantau Pergerakan Rupiah, Istana Minta Publik Tetap Optimistis terhadap Ekonomi Nasional

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: BPMI Setpres
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Pemerintah memastikan terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung. Koordinasi intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi pasar keuangan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah tidak tinggal diam dalam merespons pergerakan rupiah. Berbagai langkah pengawasan dan kebijakan terus disiapkan melalui sinergi antarotoritas ekonomi.

“Berkenaan dengan masalah rupiah, kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah,” ujar Mensesneg dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan otoritas terkait terus menjaga kewaspadaan terhadap perkembangan pasar keuangan, termasuk fluktuasi nilai tukar yang dipengaruhi berbagai faktor global maupun domestik.

Di tengah perhatian publik terhadap pergerakan rupiah, pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap percaya diri terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Menurut Prasetyo, sejumlah indikator utama menunjukkan bahwa fondasi perekonomian nasional masih berada dalam kondisi yang sehat.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow