TANGSEL, MyInfo.ID – Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, isu kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian. Salah satu kebijakan yang dinilai membawa dampak besar adalah perubahan sistem pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang kini disalurkan setiap bulan, bukan lagi setiap tiga bulan sekali.
Kebijakan ini dinilai membantu para guru dalam mengatur keuangan sekaligus meningkatkan fokus mereka dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa.
Sebagai guru di SDN Cipayung 01 Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Eros Rosidah merasakan langsung manfaat dari pencairan TPG tersebut. Setelah sekitar delapan tahun mengabdi di dunia pendidikan, termasuk tiga tahun terakhir sebagai ASN PPPK, ia menilai tunjangan itu tidak hanya membantu kebutuhan pribadi, tetapi juga mendukung kebutuhan murid.
Eros yang saat ini mengajar siswa kelas I mengaku, dana TPG sering dimanfaatkan untuk membantu anak didik yang membutuhkan perlengkapan sekolah seperti buku, sepatu, hingga tas.
“Puji syukur, hampir semua guru di sini sudah mendapatkan TPG. Dengan TPG, dana tersebut juga kami manfaatkan untuk membantu beberapa murid yang memerlukan keperluan sekolah seperti buku, sepatu, maupun tas. Kami sangat senang, selain menjadi tabungan untuk kami pribadi, TPG juga bermanfaat untuk murid kami,” ujar Eros dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).
Hal serupa juga dirasakan Syamsuddin, guru senior yang telah mengajar sejak 1999 di sekolah yang sama. Baginya, perubahan sistem pencairan TPG dari tiga bulanan menjadi bulanan memberikan kemudahan besar dalam pengelolaan keuangan keluarga.
Ia menyebut, tunjangan yang diterima rutin setiap bulan membuat kebutuhan rumah tangga lebih terencana, sekaligus mendukung pengembangan diri sebagai tenaga pendidik.
“Sekarang lebih lancar karena diterima setiap bulan. Puji syukur sangat membantu saya baik untuk kebutuhan keluarga maupun pengembangan diri,” ucapnya.













