PURWOKERTO, MyInfo.ID – Lonjakan arus balik Lebaran 2026 mencetak sejarah baru di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto. Selama tiga hari berturut-turut, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah ini menembus angka tertinggi sejak operasional berlangsung.
Periode H+2 hingga H+4 Lebaran, tepatnya 23–25 Maret 2026, menjadi puncak pergerakan masyarakat. Dalam kurun waktu tersebut, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 35.128 orang, meningkat menjadi 36.354 orang, lalu sedikit turun ke angka 35.876 orang.
Capaian ini sekaligus melampaui rekor arus balik pada tahun-tahun sebelumnya. Pada Angkutan Lebaran 2025, puncak penumpang tercatat di angka 33.535 orang, sementara pada 2024 hanya mencapai 31.290 penumpang.
Lonjakan signifikan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, terutama saat momentum mudik dan arus balik Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin dalam keterangannya Kamis (26/6/2026), menyampaikan bahwa secara kumulatif penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran 2026 terus meningkat.
“Hingga Kamis (26/3/2026) sore, tiket yang terjual telah mencapai 285.065 lembar untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026,” kata As’ad.
Guna mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 5 mengoperasikan 21 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) setiap hari. Jumlah ini sudah termasuk dua perjalanan tambahan, yakni KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo–Pasarsenen dan KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kutoarjo–Kiaracondong.
Langkah ini menjadi strategi untuk menjaga kelancaran arus balik sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat.
KAI mengingatkan pelanggan agar merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun untuk menghindari keterlambatan akibat kemacetan.
Penumpang disarankan sudah berada di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Selain itu, fasilitas Face Recognition juga dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses boarding di Stasiun Purwokerto dan Kutoarjo.
Tak hanya itu, penumpang juga diminta lebih waspada terhadap barang bawaan selama perjalanan, baik di area stasiun maupun di dalam kereta.
“KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati momen mudik dan berkumpul bersama keluarga dengan perjalanan yang lancar menggunakan kereta api,” tutup As’ad.













