5 Jenis Port Charger Mobil Listrik di Indonesia: Dari AC Lambat hingga DC Super Cepat

Ilustrasi Mobil listrik. Foto: Pixabay
banner 120x600

4. Colokan CCS2 (Combined Charging System)

Ini adalah raja dari semua port charger mobil listrik di Indonesia! Desainnya menggabungkan colokan tipe 2 di bagian atas dengan 2 pin DC tambahan, mampu menerima daya hingga 350 kW. Mayoritas pabrikan global seperti Hyundai, BYD, Chery, hingga BMW sudah beralih ke standar CCS2. Ketersediaannya di stasiun pengisian umum sangat melimpah.

5. Colokan GB/T (Buatan Tiongkok)

Standar ini diciptakan khusus oleh pemerintah Tiongkok. Bentuknya mirip tipe 2 tapi susunan pin berbeda. Di Indonesia, beberapa kendaraan niaga listrik masih memakainya. Namun, pabrikan mobil penumpang asal Tiongkok seperti Wuling dan BYD sudah menyesuaikan standar CCS2 untuk pasar Indonesia.

Mengapa Bentuk Colokan Pengisi Daya Berbeda?

Setiap benua memiliki standar kelistrikan dan keamanan yang berbeda. Pabrikan otomotif mengikuti standar wilayah pasar utama mereka. Untungnya, pemerintah Indonesia kini mulai menetapkan standar SPKLU, sehingga pemilik mobil listrik tidak perlu repot membawa banyak kabel adaptor.

Tabel Ringkasan Colokan Mobil Listrik di Indonesia

Nama Jenis ColokanTipe ArusKecepatanStatus di Indonesia
Colokan Tipe 1 (J1772)AC (Lambat)LambatSangat Jarang
Colokan Tipe 2 (Mennekes)AC (Lambat)SedangSangat Banyak
Colokan CHAdeMODC (Cepat)Sangat CepatCukup Banyak
Colokan CCS2DC (Cepat)Paling CepatStandar Utama
Colokan GB/TDC (Cepat)Sangat CepatKhusus Mobil Niaga

Mengisi Daya Mobil Listrik di Rumah Sendiri

Selain di SPKLU, kamu juga bisa mengisi daya mobil listrik di rumah menggunakan Wallbox (kotak pengisi daya dinding). Colokan yang digunakan adalah tipe 2 standar. Pastikan kapasitas daya listrik rumah minimal 7.700 Watt untuk jaminan keamanan. Waktu pengecasan di rumah memang lebih lama (sekitar 8 jam), tapi ini metode paling praktis untuk menjaga kesehatan sel baterai.

Biaya pengisian: Rata-rata Rp2.466 per kWh dengan biaya tambahan Rp25.000 untuk pengisian cepat dan Rp57.000 untuk sangat cepat.

Memahami jenis port charger mobil listrik di Indonesia sangat penting agar proses pengisian daya tidak terkendala. Saat ini, colokan standar CCS2 untuk arus DC dan tipe 2 untuk arus AC adalah yang paling dominan. Pastikan mobil listrik yang kamu beli atau sewa sudah sesuai dengan fasilitas SPKLU yang tersedia. Dengan begitu, perjalanan panjangmu tetap lancar tanpa khawatir kehabisan daya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow