4. Colokan CCS2 (Combined Charging System)
Ini adalah raja dari semua port charger mobil listrik di Indonesia! Desainnya menggabungkan colokan tipe 2 di bagian atas dengan 2 pin DC tambahan, mampu menerima daya hingga 350 kW. Mayoritas pabrikan global seperti Hyundai, BYD, Chery, hingga BMW sudah beralih ke standar CCS2. Ketersediaannya di stasiun pengisian umum sangat melimpah.
5. Colokan GB/T (Buatan Tiongkok)
Standar ini diciptakan khusus oleh pemerintah Tiongkok. Bentuknya mirip tipe 2 tapi susunan pin berbeda. Di Indonesia, beberapa kendaraan niaga listrik masih memakainya. Namun, pabrikan mobil penumpang asal Tiongkok seperti Wuling dan BYD sudah menyesuaikan standar CCS2 untuk pasar Indonesia.
Mengapa Bentuk Colokan Pengisi Daya Berbeda?
Setiap benua memiliki standar kelistrikan dan keamanan yang berbeda. Pabrikan otomotif mengikuti standar wilayah pasar utama mereka. Untungnya, pemerintah Indonesia kini mulai menetapkan standar SPKLU, sehingga pemilik mobil listrik tidak perlu repot membawa banyak kabel adaptor.
Tabel Ringkasan Colokan Mobil Listrik di Indonesia
| Nama Jenis Colokan | Tipe Arus | Kecepatan | Status di Indonesia |
|---|---|---|---|
| Colokan Tipe 1 (J1772) | AC (Lambat) | Lambat | Sangat Jarang |
| Colokan Tipe 2 (Mennekes) | AC (Lambat) | Sedang | Sangat Banyak |
| Colokan CHAdeMO | DC (Cepat) | Sangat Cepat | Cukup Banyak |
| Colokan CCS2 | DC (Cepat) | Paling Cepat | Standar Utama |
| Colokan GB/T | DC (Cepat) | Sangat Cepat | Khusus Mobil Niaga |
Mengisi Daya Mobil Listrik di Rumah Sendiri
Selain di SPKLU, kamu juga bisa mengisi daya mobil listrik di rumah menggunakan Wallbox (kotak pengisi daya dinding). Colokan yang digunakan adalah tipe 2 standar. Pastikan kapasitas daya listrik rumah minimal 7.700 Watt untuk jaminan keamanan. Waktu pengecasan di rumah memang lebih lama (sekitar 8 jam), tapi ini metode paling praktis untuk menjaga kesehatan sel baterai.
Biaya pengisian: Rata-rata Rp2.466 per kWh dengan biaya tambahan Rp25.000 untuk pengisian cepat dan Rp57.000 untuk sangat cepat.
Memahami jenis port charger mobil listrik di Indonesia sangat penting agar proses pengisian daya tidak terkendala. Saat ini, colokan standar CCS2 untuk arus DC dan tipe 2 untuk arus AC adalah yang paling dominan. Pastikan mobil listrik yang kamu beli atau sewa sudah sesuai dengan fasilitas SPKLU yang tersedia. Dengan begitu, perjalanan panjangmu tetap lancar tanpa khawatir kehabisan daya.















