7. Fin Komodo, Mobil Off-Road Karya Insinyur Indonesia
Fin Komodo memiliki karakter yang berbeda dibandingkan mobil perkotaan. Kendaraan ini dikembangkan oleh Ibnu Susilo, seorang insinyur yang memiliki latar belakang di bidang pesawat terbang.
Fin Komodo lebih tepat disebut sebagai kendaraan buggy untuk menghadapi medan off-road. Bobotnya ringan, memiliki kemampuan jelajah hingga sekitar 400 kilometer, dan dirancang agar tetap stabil ketika digunakan di medan yang menantang.
8. Si Elang, Hasil Eksperimen Mahasiswa
Kreativitas mahasiswa juga ikut mewarnai perkembangan kendaraan lokal. Salah satunya adalah Si Elang yang dikembangkan mahasiswa Universitas Tidar atau UNTIDAR Magelang.
Kendaraan tersebut berupa prototipe mobil listrik hemat energi dengan daya 350 watt. Kehadiran Si Elang menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan ramah lingkungan juga mulai mendapat perhatian dari kalangan akademisi.
9. Mahesa, Kendaraan untuk Mendukung Petani
Mahesa dikembangkan dengan kebutuhan sektor pertanian sebagai salah satu fokusnya. Kendaraan ini dirancang oleh Sukiyat, sosok yang juga dikaitkan dengan perjalanan awal Esemka.
Mahesa tersedia dalam konsep kendaraan pick-up dan double cabin. Dengan karakter tersebut, kendaraan ini diarahkan untuk membantu aktivitas masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor pertanian.
10. GEA, Mobil Buatan PT INKA
PT INKA selama ini lebih dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi kereta api. Namun, perusahaan tersebut juga pernah mengembangkan mobil bernama GEA atau Gulirkan Energi Alternatif.
GEA memiliki konfigurasi city car dengan mesin 640 cc dua silinder. Kendaraan ini menjadi salah satu contoh bahwa kemampuan industri dalam negeri tidak hanya berkembang di sektor perkeretaapian.
11. Kancil, Kendaraan Kecil untuk Mobilitas Kota
Kancil merupakan singkatan dari Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah. Kendaraan mungil ini sempat diproyeksikan sebagai alternatif kendaraan angkutan umum roda tiga di Jakarta pada 1999.
Dengan mesin berkapasitas 404 cc dan daya angkut hingga empat orang, Kancil memiliki dimensi kecil yang membuatnya mudah bermanuver di kawasan perkotaan.
12. Beta97, Proyek Mobil yang Terhenti Krisis
Beta97 merupakan proyek kendaraan yang dikembangkan Bakrie Motor pada 1997. Pengembangannya bahkan telah melewati sejumlah tahapan pengujian teknis.
Namun, proyek tersebut harus berhenti setelah Indonesia diterpa krisis moneter pada 1998. Beta97 akhirnya menjadi salah satu proyek otomotif nasional yang tidak berlanjut ke tahap produksi massal.
Apa Arti Sejarah Mobil Nasional bagi Indonesia?
Berbagai proyek mobil asli buatan Indonesia tersebut memperlihatkan bahwa keinginan membangun industri kendaraan nasional bukanlah sesuatu yang baru. Gagasan itu sudah muncul melalui berbagai jalur, mulai dari perusahaan, lembaga pemerintah, insinyur, hingga mahasiswa.
Tidak semua proyek berhasil bertahan karena pengembangan mobil membutuhkan dukungan teknologi, investasi, regulasi, pasar, serta ekosistem industri yang kuat. Namun, setiap proyek tetap menjadi bagian dari perjalanan panjang Indonesia dalam membangun kemampuan otomotif sendiri.
Pada akhirnya, sejarah mobil asli buatan Indonesia bukan sekadar cerita tentang kendaraan yang pernah diproduksi atau dikembangkan. Di baliknya ada upaya membangun teknologi, membuka peluang industri, serta membuktikan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki kemampuan untuk menciptakan kendaraan sendiri.










