BANYUMAS, MyInfo.ID – RSUD Banyumas kian menegaskan perannya sebagai rumah sakit pendidikan yang strategis dalam pengembangan dokter spesialis Ilmu Kesehatan Anak, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Dukungan fasilitas memadai serta sumber daya manusia yang kompeten menjadikan rumah sakit milik pemerintah daerah ini tak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai laboratorium pembelajaran klinis bagi calon dokter spesialis.
Peran tersebut tercermin dari kunjungan akademik yang dilakukan oleh dua dokter dari Australia bersama dua dokter pendamping dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Senin (12/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan mutu pendidikan dokter anak di Indonesia.
Dua dokter asal Australia yang hadir dalam kunjungan tersebut adalah Dr. Jo Harrison, Consultant Paediatric Respiratory Physician, dan Dr. Jane Standish, Consultant General Paediatrician. Keduanya berasal dari University of Melbourne dan Royal Children’s Hospital Melbourne, Australia, dua institusi yang dikenal luas dalam pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan anak.
Sementara dari UGM, rombongan didampingi oleh dr. Andika Priamas, M.Med.Sc., Sp.A. serta dr. Retno Palupi, B.Med, Sc., M.Epid, M.Sc., Sp.A, Subsp.Nefro., yang sekaligus bertindak sebagai juru bicara dalam kunjungan tersebut.
Rombongan dokter disambut langsung oleh Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, Sp.OG., M.Si.Med., bersama jajaran manajemen terkait. Turut mendampingi pula Ketua Kelompok Staf Medis (KSM) Anak, dr. Basalamah, Sp.A. (K), para dokter spesialis anak RSUD Banyumas, serta kepala ruangan perawatan yang berkaitan dengan layanan kesehatan anak.
Dalam pemaparannya, dr. Retno Palupi menjelaskan bahwa RSUD Banyumas dipilih sebagai lokasi kunjungan karena dinilai memiliki karakteristik kasus yang bernilai edukatif tinggi bagi pengembangan pendidikan dokter spesialis anak.













