News  

Puan Maharani Berduka Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Desak Tanggung Jawab Internasional

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. Foto : Parlementaria/MyInfo

“Namun, insiden di Lebanon menunjukkan bahwa di balik simbol itu terdapat risiko nyata yang harus dibaca sebagai bagian dari perubahan lanskap konflik global, di mana batas antara wilayah perang, wilayah sipil, dan area perlindungan internasional semakin kabur,” paparnya.

“Ketika prajurit Indonesia gugur dalam misi perdamaian, itu menunjukkan bahwa komitmen Indonesia terhadap perdamaian internasional selalu dibayar dengan tanggung jawab yang tidak ringan,” imbuh Puan.

Puan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara komitmen global dan perlindungan maksimal terhadap prajurit yang ditugaskan di daerah konflik.

“Keberanian pasukan Indonesia di medan konflik harus selalu diikuti dengan kesiapan negara memastikan bahwa setiap perkembangan ancaman dipetakan secara lebih adaptif,” jelas cucu Soekarno tersebut.

Ia juga menyerukan pentingnya penghentian konflik yang terus memakan korban jiwa.

“Perang harus segera dihentikan! Sudah berapa banyak korban berjatuhan demi kekuasaan pihak-pihak tertentu. PBB harus berani bertindak tegas,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan mendorong pemerintah dan TNI untuk memberikan penghargaan terbaik bagi para prajurit yang gugur, termasuk pemenuhan hak-hak mereka sebagai pahlawan kemanusiaan.

“Ketiga putra terbaik Indonesia tersebut gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Sudah selayaknya Negara memberikan penghargaan sebaik-baiknya atas pengorbanan mereka,” tutup Puan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow