JAKARTA, MyInfo.ID – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di tengah permukiman padat warga di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026), menjadi momen tak terduga yang membekas bagi warga. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu langsung mengubah suasana lingkungan yang semula berjalan biasa menjadi penuh kejutan dan haru.
Awalnya, aktivitas warga berlangsung normal seperti hari-hari sebelumnya. Namun situasi berubah seketika saat Presiden turun dari kendaraan dan mulai menyapa masyarakat. Dalam waktu singkat, kabar kedatangan tersebut menyebar dari mulut ke mulut.
Dikutip dari laman Kemensetneg, Jumat (27/6/2026), warga pun langsung berhamburan keluar rumah. Anak-anak hingga orang dewasa berdesakan ingin melihat langsung sosok Presiden, berjabat tangan, hingga menyampaikan aspirasi secara spontan.
Salah satu warga, Nur Hanifah, mengaku tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Presiden. Ia bahkan meninggalkan aktivitas memasaknya demi momen tersebut.
“Tadi lagi masak kita di dapur jadi buru-buru keluar, ada Bapak Presiden, Bapak Presiden. Wah bapak saya, bapak ganteng, pas keluar cium tangan,” tuturnya penuh antusias.
Dalam pertemuan singkat itu, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan harapan mereka. Nur Hanifah berharap bantuan pemerintah tetap berlanjut, khususnya bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas.
Hal senada diungkapkan Yana, yang berharap program sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan makan bergizi gratis (MBG) tetap berjalan.
“MBG, pokoknya biar anak sekolah itu bisa gini lagi lah, karena kita kan orang sini kan mayoritasnya pada di bawah garis itu lah ya. Biar berlanjut terus lah gitu, kalau pun ibu rumah tangga nih saya, ya buat anak-anak sekolah gitu,” kata Bu Yana.













