Kedua lokasi tersebut diperkirakan mengalami lonjakan penumpang menjelang penutupan operasional saat Hari Raya Nyepi.
Di tengah peningkatan jumlah penumpang, kinerja layanan transportasi umum tetap terjaga. Ketepatan waktu kereta api antarkota mencapai 95,90 persen, sementara kereta perkotaan 99,20 persen.
Angkutan laut mencatat 95,82 persen dan penyeberangan 95,09 persen. Untuk angkutan udara domestik berada di angka 81,81 persen dan internasional 70,45 persen. Sementara angkutan jalan berada di 71,92 persen.
Kemenhub juga memantau faktor cuaca dan aktivitas vulkanik. Pada H-4, sebaran abu dari Gunung Ibu dan Gunung Semeru sempat berdampak pada sejumlah penerbangan.
Meski demikian, secara keseluruhan operasional transportasi tetap berjalan normal.
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi perjalanan dan mengikuti arahan petugas.
“Kemenhub mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi terkini dari operator dan petugas di lapangan, serta mematuhi seluruh arahan demi kelancaran dan kenyamanan bersama perjalanan mudik Lebaran 2026,” pungkas Titis.













