Tak hanya berdampak pada efisiensi, inovasi tersebut juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.
Hingga Juni 2026, optimalisasi gas suar di Kilang Cilacap berhasil menurunkan emisi sebesar 7.286 ton CO₂ ekuivalen. Jumlah tersebut setara dengan kemampuan penyerapan karbon oleh lebih dari 76 ribu pohon.
Selain itu, berkurangnya aktivitas flaring juga membuat nyala api di area kilang semakin kecil sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan operasi.
“Dari aspek sosial, nyala api gas suar yang semakin kecil juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di sekitar kawasan kilang karena aktivitas flaring menjadi jauh lebih minim dibanding sebelumnya,” imbuh Andi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan, mengatakan transformasi operasional kilang tidak hanya bertujuan meningkatkan kinerja bisnis, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kami terus berupaya menjalankan operasional yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Khusus aspek sosial yang berhubungan dengan masyarakat, efisiensi operasional yang dihasilkan membuka ruang yang lebih besar bagi perusahaan untuk memperkuat kontribusi kepada masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),” ujar Agustiawan.
Ia menambahkan, penghematan yang diperoleh perusahaan dapat mendukung keberlanjutan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan hingga pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi Kilang Cilacap.
Keberhasilan optimalisasi pemanfaatan gas suar menjadi bukti bahwa inovasi internal mampu menghasilkan dampak nyata bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.
Melalui pemanfaatan kembali gas yang sebelumnya terbuang, Kilang Cilacap berhasil meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi karbon, sekaligus memperkuat komitmen menuju operasional kilang yang lebih hijau dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi kontribusi nyata Pertamina dalam mendukung target dekarbonisasi nasional serta pembangunan industri energi yang semakin ramah lingkungan.















