Ia juga menyebut Kementerian Koperasi sedang menyusun petunjuk teknis (juknis) pengembangan Koperasi Merah Putih di berbagai daerah.
Selain aspek ekonomi, kunjungan ini menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai upaya mencegah kekerasan berbasis gender. Kemandirian finansial diyakini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kerentanan.
KDMP Dawuhan juga menghadirkan pendopo desa yang digagas sebagai ruang ramah anak. Fasilitas ini diharapkan mendorong anak-anak beraktivitas lebih aktif dan kreatif, sehingga tidak hanya bergantung pada gawai. Langkah ini sejalan dengan misi Kementerian PPPA dalam menciptakan lingkungan sehat bagi tumbuh kembang anak.
Direktur UT Purwokerto yang hadir dalam acara tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi terhadap kolaborasi lintas sektor. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di pedesaan.
Melalui kemitraan dengan koperasi desa, UT Purwokerto siap berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik lewat pendidikan tinggi yang fleksibel maupun pelatihan berbasis kebutuhan masyarakat.
Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya berperan sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga wadah untuk membangun kemandirian, memberdayakan perempuan, serta melindungi anak.












