Menurut Guardiola, kemenangan di final Piala Liga tidak memberikan dampak signifikan terhadap persaingan di liga karena kedua kompetisi memiliki dinamika berbeda.
Manchester City masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dan akan menghadapi Arsenal di Etihad Stadium pada April mendatang. Meski demikian, Guardiola menilai situasi itu belum cukup untuk mengubah arah perebutan gelar.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Arsenal kembali gagal meraih trofi dalam enam tahun terakhir. Sejumlah keputusan pelatih Mikel Arteta menjadi sorotan, termasuk pemilihan Kepa Arrizabalaga sebagai kiper utama dalam laga final.
Selain itu, pendekatan permainan yang dianggap terlalu berhati-hati turut dikritik karena membuat Arsenal kesulitan tampil optimal di pertandingan besar.
Meski demikian, Arteta meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi.
Ia optimistis timnya mampu melewati masa sulit dan tetap fokus menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Bagi Manchester City, gelar ini diharapkan menjadi awal kebangkitan. Guardiola menilai skuad muda yang dimilikinya terus berkembang, meski masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik.













