Prawoko menjelaskan, stabilisasi pasokan dan harga beras dilakukan melalui kolaborasi Bulog dengan TNI, Polri dan pemerintah daerah.
“Program SPHP menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga pasokan sekaligus memastikan harga beras tetap terjangkau. Penyalurannya terus kami kawal bersama TNI, Polri dan pemerintah daerah,” katanya.
Beras SPHP ditetapkan dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kg atau Rp62.500 untuk kemasan 5 kg.
Sementara Bantuan Pangan akan diberikan kepada penerima bantuan pangan (PBP) dalam tiga alokasi dengan total 30 kg beras untuk setiap penerima.
Secara keseluruhan, Bulog Kantor Cabang Banyumas memiliki empat kompleks pergudangan di Kabupaten Cilacap. Total stok beras yang dikuasai telah mencapai lebih dari 37.000 ton dan masih berpotensi bertambah seiring berlanjutnya pengadaan dari petani.
“Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kami memastikan stok beras melimpah, pasokan di pasar mencukupi dan harga tetap stabil. Dengan begitu, masyarakat dapat merayakan momentum kemerdekaan dengan tenang dan gembira,” ujar Prawoko.













