Andaru menyebut, tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari Pos Damkar Wangon, Pos Induk Damkar (2 unit), Rescue, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, PLN, perangkat desa, dan warga sekitar.
“Api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih satu jam upaya pemadaman, tepatnya pada pukul 20.48 WIB. Alat yang digunakan dalam kondisi lengkap dan seluruh personel bekerja maksimal,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material cukup besar. Tiga unit kendaraan turut ludes terbakar, yaitu satu mobil Suzuki Karimun, satu sepeda motor Suzuki Thunder, dan satu sepeda motor Honda CB 150 R. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.
Dengan selesainya operasi pemadaman, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Andaru menegaskan pihaknya akan terus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat korsleting listrik.
“Kami mengimbau warga untuk memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing aman dan tidak ada bahan mudah terbakar yang diletakkan dekat sumber listrik atau api,” pungkas Andaru.













