“Susu dari sapi perah yang didatangkan akan digunakan untuk program MBG. Harapannya, dengan dukungan pentahelix ini, target 80 juta penerima bisa terpenuhi dan pelaku usaha juga merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional, memberdayakan peternak lokal, serta menjamin distribusi susu pasteurisasi berkualitas bagi anak-anak Indonesia.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kapasitas sumber daya manusia di balai pertanian yang dianggap sangat kompeten.
“Balai pembibitan, vaksin, hingga inseminasi buatan semuanya sudah sangat canggih. Namun, sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui hal ini,” ungkap Sudaryono.












