“Saya tidak melihat gedungnya, yang penting bagaimana organisasi ini berjalan baik. Bukan hanya gedungnya tetapi juga organisasinya,” sebut Menpora Erick saat meninjau fasilitas kantor bersama Dewan Penasihat PP Pordasi, Hashim Djojohadikusumo.
Lebih lanjut, Erick berharap berbagai program yang telah disiapkan mampu memperkuat daya saing olahraga berkuda Indonesia di level internasional. Harapan itu semakin besar setelah Pordasi masuk dalam daftar 21 cabang olahraga prioritas nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menpora juga mengajak seluruh jajaran Pordasi dan para pemangku kepentingan untuk menyusun peta jalan prestasi secara terbuka dan terukur. Menurutnya, persiapan menuju berbagai ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade harus dilakukan sejak dini.
“Insyaallah kami dari Kemenpora pasti mendukung. Tentu keterbukaan ini yang kita harapkan untuk bisa melanjutkan kebangkitkan olahraga nasional di bawah kepemimpinan Bapak Presiden,” tutur Menpora.
Tak hanya berorientasi pada prestasi, Erick menilai olahraga berkuda memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sektor sport tourism yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
“Olahraga berkuda ini juga nanti bisa dikembangkan menjadi sport tourism di beberapa area. Saya sebagai Menpora pasti mendukung yang terdepan untuk memastikan pondasi yang membuat Pordasi bisa terus berjalan,” imbuh Menpora Erick.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo, organisasi ini diharapkan mampu memperluas pembinaan atlet, meningkatkan budaya olahraga berkuda, sekaligus memperkuat industri pendukungnya. Optimisme tersebut didukung capaian positif kontingen Indonesia yang berhasil meraih dua medali emas pada cabang olahraga berkuda di SEA Games 2025.















