MyInfo.ID – Harga emas hari ini, Jumat 30 Januari 2026, masih bergerak di zona tinggi baik di pasar global maupun domestik. Tren bullish yang sudah terlihat sejak awal tahun membuat harga emas tetap menjadi perhatian utama investor, terutama produk emas Antam, Pegadaian, dan Galeri24.
Di pasar internasional, harga emas dunia cenderung stabil di level premium, sementara di dalam negeri harga emas Antam bertahan di rekor tertinggi sepanjang masa. Kondisi ini memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Harga Emas Dunia Stabil di Level Premium
Pada perdagangan hari ini, harga emas spot dunia masih berkonsolidasi di kisaran tinggi. Stabilnya harga emas global mencerminkan kuatnya minat investor terhadap emas, seiring meningkatnya risiko geopolitik dan ekspektasi perubahan kebijakan suku bunga global.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pergerakan harga emas domestik, termasuk di jaringan Pegadaian dan penjualan emas fisik ritel.
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Melonjak
Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Pegadaian untuk produk Galeri24 dan UBS sama-sama mengalami lonjakan signifikan sejak kemarin.
- Harga emas Galeri24 naik tajam dari Rp3.068.000 menjadi Rp3.260.000 per gram, atau melonjak Rp192.000.
- Harga emas UBS turut menguat dari Rp3.136.000 menjadi Rp3.275.000 per gram, naik Rp139.000.
Emas Galeri24 di Pegadaian tersedia dalam ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sementara emas UBS dipasarkan dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram, memberi fleksibilitas bagi investor ritel maupun pembeli skala besar.
Update Harga Emas Hari Ini Januari 2026
Berikut gambaran pergerakan harga emas hari ini dari berbagai sumber utama:
- Emas spot dunia: sekitar USD 5.371 per troy ons, stabil di level tinggi
- Harga emas Antam 1 gram: Rp3.168.000, rekor tertinggi (ATH)
- Harga emas Pegadaian UBS: Rp3.275.000 per gram, naik signifikan
- Harga emas Pegadaian Galeri24: Rp3.260.000 per gram, naik signifikan
Kenaikan serempak ini menegaskan bahwa tekanan dari pasar global masih sangat kuat terhadap harga emas domestik.













