JAKARTA, MyInfo.ID – Prospek penguatan harga emas Antam kembali menjadi sorotan. Dalam waktu dekat, harga emas diperkirakan berpeluang menembus level psikologis Rp 3.000.000 per gram, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis (2/4/2026), harga emas global berada di level US$ 4.677 per troy ounce. Sementara itu, mengacu pada laman Logam Mulia per Minggu (5/4/2026), harga emas Antam tercatat di Rp 2.857.000 per gram.
Kondisi ini memperkuat tren kenaikan harga emas sebagai instrumen investasi safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memaparkan bahwa pergerakan harga emas saat ini berada dalam fase krusial.
Ia menyebutkan, level support pertama untuk harga emas global berada di US$ 4.543 per troy ounce, sementara harga emas Antam diperkirakan bertahan di kisaran Rp 2.827.000 per gram. Jika tekanan berlanjut, support berikutnya berada di US$ 4.358 per troy ounce atau setara Rp 2.780.000 per gram.
Di sisi lain, peluang kenaikan tetap terbuka lebar. Level resistance pertama diperkirakan di US$ 4.878 per troy ounce, yang berpotensi mendorong harga emas Antam ke Rp 2.890.000 per gram. Jika tren positif berlanjut, resistance kedua di US$ 5.080 per troy ounce diprediksi dapat mengerek harga emas hingga menembus Rp 3 juta per gram.













