Techno  

GTA 6 Dikerjakan Manual 100%: Rockstar Games Tolak AI Generatif demi Kualitas Maksimal

Game GTA 6 ini direncanakan meluncur pada 19 November 2026. Foto: Rockstar Games

Namun untuk urusan kreatif inti terutama untuk franchise sebesar Grand Theft Auto VI mereka tetap pada pendirian bahwa sentuhan manusia tidak bisa digantikan.

Zelnick sendiri mengaku masih skeptis terhadap kemampuan AI dalam menciptakan karya hiburan yang punya kedalaman emosional dan kompleksitas narasi. Menurutnya, mesin mungkin bisa menghasilkan konten cepat, tapi belum mampu menciptakan pengalaman bermain yang benar-benar berkesan.

GTA 6: Proyek Paling Ambisius Sepanjang Sejarah Rockstar

Perjalanan pengembangan GTA 6 sendiri terbilang sangat panjang. Proyek ini sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2014 artinya para penggemar sudah menanti selama lebih dari satu dekade. Rockstar jelas tidak main-main dengan investasi waktu dan sumber daya untuk sekuel ini.

Berdasarkan jadwal yang sudah diumumkan, game ini direncanakan meluncur pada November 2026. Rilisnya nanti bakal eksklusif untuk konsol generasi terbaru, yakni PlayStation 5 dan Xbox Series X/S.

Keputusan untuk tidak menggunakan AI generatif ini kemungkinan besar akan memperpanjang waktu pengembangan. Tapi bagi para penggemar setia, kabar ini justru disambut positif. Mereka lebih percaya pada kemampuan tim kreatif Rockstar dalam menghadirkan dunia terbuka yang ikonik yang sudah terbukti lewat kesuksesan Grand Theft Auto V dan Red Dead Redemption 2.

Nilai Jual di Tengah Gempuran Teknologi

Di tengah industri yang semakin tergoda dengan kemudahan yang ditawarkan AI generatif, langkah Rockstar ini seperti angin segar. Beberapa studio besar sekarang mulai menggunakan AI untuk menghasilkan aset visual, menulis dialog NPC, atau bahkan menciptakan mekanisme game tertentu.

Tapi Rockstar memilih sebaliknya. Mereka menjadikan pendekatan manual ini sebagai pembeda sebuah nilai jual yang mungkin justru semakin langka di masa depan.

Para pengamat industri menilai bahwa keputusan ini sejalan dengan karakter game buatan Rockstar yang selalu punya “jiwa”. Dunia dalam GTA 6 nantinya tidak akan terasa seperti hasil generate algoritma, tapi seperti kota yang benar-benar hidup dengan karakter dan ceritanya sendiri.

Memang, menggunakan AI mungkin bisa menghemat waktu dan biaya. Tapi untuk franchise sekelas Grand Theft Auto VI, penggemar tentu berharap lebih dari sekadar konten instan. Mereka ingin merasakan kerja keras, detail, dan kreativitas manusia yang sulit ditiru mesin.

Apakah Anda siap menjelajahi dunia buatan tangan seluas ini? Kita tunggu saja November 2026 nanti.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow