“Pemberdayaan harus mendorong teman-teman disabilitas menjadi pelaku utama perubahan. Ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak,” katanya.
Sinergi tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Cilacap. Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pemerintah menilai kolaborasi lintas sektor ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan yang lebih inklusif.
“Kolaborasi seperti ini penting untuk membuka ruang yang setara bagi penyandang disabilitas agar dapat berkembang dan mandiri,” ujar Sardi, pekerja sosial ahli muda di dinas tersebut.
Melalui kegiatan ini, Diskara diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga titik awal penguatan kapasitas dan kemandirian penyandang disabilitas secara berkelanjutan.
Program ini sekaligus menegaskan bahwa setiap individu memiliki peluang yang sama untuk berkarya, berdaya, dan berkontribusi di tengah masyarakat.













