Sadewo juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran pengurus dan pembina Kwarcab Banyumas yang telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan.
“Prestasi itu bukan diraih secara instan, melainkan hasil kebersamaan dan komitmen seluruh jajaran pengurus, pembina, serta anggota Pramuka di Banyumas,” tegasnya.
Selain prestasi di tingkat Jawa Tengah dan nasional, Pramuka Banyumas dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, penanggulangan bencana, aksi kebersihan lingkungan, donor darah, hingga edukasi kebangsaan.
“Kehadiran Pramuka benar-benar dirasakan manfaatnya sehingga semakin menegaskan jati diri sebagai gerakan yang menyatu dengan masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan bahwa Hari Pramuka ke-64 tidak boleh hanya dipandang sebagai seremonial semata, tetapi juga sebagai momentum memperkuat komitmen menegakkan nilai-nilai kepramukaan dan memperkokoh semangat persatuan dalam bingkai NKRI.
“Dari setiap langkah kecil yang kalian lakukan hari ini, akan lahir perubahan besar di masa depan,” pesan Sadewo.
Usai upacara, diberikan penghargaan kepada pegiat Pramuka berprestasi di Banyumas. Acara juga ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kwarcab Banyumas, sebagai bentuk apresiasi atas capaian luar biasa, termasuk rekor sebagai 34 kali Kwarcab Tergiat di Jawa Tengah.













