Sementara itu, paket Early Bird Master Assassin menawarkan koleksi yang lebih lengkap dengan total 10 era. Selain enam karakter tersebut, pemain mendapatkan era Arno, Bayek, Jacob, dan Kassandra.
Bagi penggemar Assassin’s Creed Origins, kemunculan Bayek menjadi salah satu bagian yang cukup menarik. Karakter tersebut ditempatkan dalam era Mesir Kuno dan hadir bersama set miniatur karakter dengan detail yang dirancang untuk permainan papan.
Bayek of Siwa Kembali ke Mesir Kuno
Bayek of Siwa pertama kali muncul sebagai protagonis Assassin’s Creed Origins. Game tersebut membawa pemain ke Mesir Kuno pada masa pemerintahan Cleopatra.
Cerita Bayek berpusat pada perjalanan bersama istrinya, Aya, setelah berbagai peristiwa mendorong keduanya menjalankan misi pembalasan. Kisah tersebut kemudian berkaitan dengan lahirnya Assassin’s Brotherhood dan konflik mereka dengan kelompok Templar.
Popularitas karakter Bayek juga diperkuat melalui dua ekspansi untuk Assassin’s Creed Origins, yakni The Hidden Ones dan The Curse of the Pharaohs.
Ubisoft Perluas Dunia Assassin’s Creed ke Board Game
Kehadiran permainan papan ini menunjukkan bagaimana dunia yang dibangun Ubisoft terus dikembangkan ke medium berbeda. Jika sebelumnya pemain mengenal Assassin’s Creed melalui video game, kini pengalaman tersebut dibawa ke meja permainan dengan sistem yang memungkinkan pemain berinteraksi langsung dalam satu sesi.
Dengan pilihan era, karakter, perlengkapan, kemampuan, serta sistem kartu yang memunculkan tantangan berbeda, permainan ini menawarkan pendekatan baru bagi penggemar seri tersebut.
Bagi penggemar Assassins Creed, khususnya yang menyukai karakter Bayek of Siwa, Board Game garapan Mantic Games ini menjadi salah satu rilisan yang menarik untuk ditunggu pada Oktober 2026.









