BPBD Cilacap juga kembali mendistribusikan enam tangki air bersih ke enam lokasi di lima kecamatan. Bantuan tersebut disalurkan ke SD Negeri Karangkemiri 02 di Kecamatan Jeruklegi, SMP Negeri 3 Bantarsari, SMP Negeri 2 Satu Atap Rawaapu, Desa Ujungalang di Kecamatan Kampunglaut, serta Desa Bojong dan Desa Kubangkangkung di Kecamatan Kawunganten.
Taryo menegaskan, distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penanganan kekeringan. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi selama musim kemarau,” katanya.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Warga diharapkan terus mengedepankan semangat gotong royong serta menggunakan air secara bijak untuk mengantisipasi semakin meluasnya dampak kekeringan.















