Kapolres mencontohkan aksi demo yang dilarang, seperti membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup akses jalan, karena berpotensi menimbulkan gangguan publik.
Terkait arus lalu lintas, polisi akan melakukan pengaturan situasional sesuai kondisi di lapangan. Masyarakat yang tidak berkepentingan diminta menghindari kawasan DPR/MPR dan disarankan memilih jalur alternatif.
“Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,” jelas Susatyo.
Selain itu, ia mengingatkan publik agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial. Menurutnya, kabar bohong hanya akan memicu keresahan dan mengganggu stabilitas.
“Jangan terprovokasi oleh berita negatif. Bijaklah dalam menerima informasi dan tetap jaga persatuan,” pesannya.
Hingga siang hari, situasi di sekitar kompleks parlemen dilaporkan aman dan terkendali. Aparat keamanan tetap bersiaga sambil menjaga suasana kondusif dengan pendekatan humanis dan dialogis.












