Selain itu, RAKORDA 2025 menghadirkan narasumber eksternal, Andi Dwi Riyanto, M.Kom., dosen sekaligus praktisi digital, yang membawakan materi bertajuk “Digital Marketing untuk Pengelola Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT).”
“Pemanfaatan digital marketing menjadi kunci untuk meningkatkan visibilitas SALUT, menjangkau calon mahasiswa lebih luas, serta memberikan layanan informasi yang cepat dan tepat,” ujar Andi dalam paparannya.
Melalui materi tersebut, peserta dibekali pemahaman aplikatif mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari pemetaan audiens, marketing funnel, optimalisasi platform digital, hingga penyusunan rencana pemasaran sederhana yang dapat langsung diterapkan di wilayah masing-masing.
RAKORDA 2025 juga menghadirkan sesi khusus evaluasi Penanggung Jawab Wilayah (PJW) untuk memetakan capaian kinerja, tantangan operasional, serta kebutuhan penguatan layanan di setiap daerah. Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi dasar penyusunan strategi layanan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi yang fleksibel dan berbasis teknologi, UT Purwokerto terus mendorong transformasi layanan melalui penguatan sistem PJJ digital dan peningkatan mutu layanan akademik maupun administratif.
Dengan semangat menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan berkelanjutan, RAKORDA UT Purwokerto Tahun 2025 menjadi pijakan penting dalam meningkatkan layanan dan mutu pembelajaran jarak jauh Universitas Terbuka di era transformasi digital.












