CILACAP, MyInfo.ID – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari ketiga Sabtu (15/11/2025) berhasil menemukan delapan korban jiwa. Kepala Kantor SAR Cilacap sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Abdullah, menyampaikan perkembangan terbaru sekaligus rencana operasi hari berikutnya, Minggu (16/11/2025) besok.
Tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu mengubur sejumlah rumah warga, meninggalkan puluhan orang tertimbun material tebal. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian menggunakan metode sektor dan pembagian titik kerja atau worksite.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Abdullah menjelaskan bahwa proses pencarian pada hari ketiga kembali menemukan delapan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Pada pukul 10.06 tim SAR gabungan telah berhasil menemukan dan mengevakuasi survivor atas nama Muhamad Hafiz 6 tahun dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya pada pukul 10.44 tim SAR gabungan juga telah berhasil dan menemukan survival atas nama Nur Isnaeni 30 tahun dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Berikut temuan korban longsor Majenang hari ketiga
Worksite A-2
- Muhamad Hafiz (6), ditemukan pukul 10.06 WIB (MD)
- Nur Isnaini (30), ditemukan pukul 10.44 WIB (MD)
- Asmanto (70), ditemukan pukul 11.37 WIB dan 14.40 WIB (MD)
Masih tersisa lima korban yang belum ditemukan di lokasi ini.
Worksite A-3
- Dani Setiawan (29), ditemukan pukul 13.45 WIB (MD)
- Rizky Pratama Ramdhan (9), ditemukan pukul 13.43 WIB (MD)
- Febriansyah (5), ditemukan pukul 13.39 WIB (MD)
- Satini (28), ditemukan pukul 14.22 WIB (MD)
Setelah temuan tersebut, Worksite A-3 dinyatakan selesai (clear).
Worksite A-1
- Rusyanto (60), ditemukan pukul 14.21 WIB (MD)
Masih terdapat dua korban yang belum ditemukan di sektor ini.
Secara keseluruhan, tim SAR gabungan mengevakuasi delapan korban sepanjang operasi pencarian hari ketiga.
Seluruh korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Majenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Dengan telah ditemukannya 8 orang, maka survivor yang masih dalam pencarian sebanyak 12 orang.
“Sementara esok hari, pencarian tetap akan fokus menggunakan alat berat dan anjing pelacak. Semoga 12 survivor dapat segera ditemukan,” jelasnya.












