News  

Unsoed–ISEI–BI Gelar Industry Matching, Dorong Solusi Energi dari Limbah

Melalui Industry Matching, kampus, pemerintah, dan industri dipertemukan untuk mencari solusi konkret mengubah sampah menjadi energi sekaligus peluang ekonomi berkelanjutan. Foto: Unsoed

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Upaya memperkuat ketahanan energi nasional kini tak hanya bertumpu pada sektor industri, tetapi juga melibatkan kolaborasi kampus, pemerintah, dan pelaku usaha. Hal ini tercermin dalam kegiatan Industry Matching yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia dan Bank Indonesia, Selasa (7/4/2026).

Mengusung tema ketahanan energi dan pengembangan waste to energy, forum ini menjadi ruang strategis untuk mendorong ekonomi berkelanjutan berbasis inovasi.

Kegiatan berlangsung selama sehari penuh dengan konsep hybrid, menggabungkan diskusi ilmiah dan observasi langsung di lapangan. Sesi focus group discussion (FGD) digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, sementara peserta juga diajak meninjau pengelolaan sampah di TPST Kaliori dan TPST Sokaraja Kulon.

Sebanyak 350 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari akademisi, peneliti, pelaku usaha, hingga perwakilan pemerintah. Sebagian mengikuti secara langsung, sementara lainnya terhubung secara daring.

Dekan FEB Unsoed yang juga Ketua ISEI Purwokerto, Wiwiek Rabitul Adawiyah, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan energi dan lingkungan.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis riset untuk mendukung ketahanan energi nasional. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha agar solusi yang dihasilkan lebih aplikatif,” ujar Wiwiek dalam keterangannya dikutip Rabu (8/4/2026).

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow