Menurut Luthfi, sinergi tersebut membuahkan hasil positif sepanjang 2025. Jawa Tengah tetap menjadi salah satu lumbung pangan nasional dengan produktivitas padi mencapai sekitar 9,5 juta ton. Dari sisi ekonomi, pertumbuhan tercatat 5,37 persen atau melampaui rata-rata nasional.
Tak hanya itu, realisasi investasi Jawa Tengah pada 2025 mencapai Rp88,50 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun. Angka ini disebut sebagai capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Penghargaan Perguruan Tinggi Terbaik dalam ajang tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor III UMP, Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si.
“UMP tentu merasa bangga atas apresiasi ini. Di antara lebih dari 200 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Jawa Tengah, UMP menjadi salah satu yang terbaik,” ujar Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas capaian pembangunan selama satu tahun terakhir.
“Ini menjadi bukti nyata komitmen UMP dalam mendorong kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat jawa tengah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, UMP siap terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui riset unggulan, peningkatan mutu sumber daya manusia, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.












