News  

UMP Lepas 1.008 Mahasiswa KKN, Dorong Pengembangan Desa Berbasis Potensi dan Teknologi

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melepas sebanyak 1.008 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Semester Genap. Foto: UMP

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melepas sebanyak 1.008 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Program pengabdian masyarakat ini menjadi langkah strategis UMP dalam mendorong kolaborasi kampus dan desa untuk penguatan pembangunan berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi.

Prosesi pelepasan mahasiswa KKN berlangsung di Lapangan Mas Mansoer Kampus 1 UMP, Sabtu (10/1). Ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas tampak siap diterjunkan langsung ke masyarakat untuk menjalankan program pengabdian selama lebih dari satu bulan.

Ketua Panitia KKN UMP Semester Genap 2026, Purnadi menyampaikan bahwa KKN akan dilaksanakan selama 34 hari, terhitung mulai 12 Januari hingga 14 Februari 2026. Para peserta akan ditempatkan di sejumlah desa yang tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Tegal.

”Alhamdulillah, seluruh proses kooerdinasi dengan Pemerintah Daerah (PEMDA) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat telah berjalan dengan sangat baik. Penempatan mahasiswa akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa di masing-masing wilayah lokasi KKN,” jelas Purnadi dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, dalam sambutannya menekankan bahwa KKN bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial dan berkontribusi langsung dalam pembangunan desa.

Ia mendorong para mahasiswa agar mampu menggali, mengenali, dan mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMP juga memperkenalkan konsep SMART KKN sebagai pendekatan utama pelaksanaan pengabdian. Konsep ini mencakup Sinergi, Manajemen Potensi, Aplikasi Teknologi, Relationship, dan Teknologi Informasi.

SMART KKN dimaknai sebagai upaya membangun sinergi antar mahasiswa dan Muhammadiyah dalam mendukung agenda besar pembangunan Indonesia, mengelola potensi desa secara terarah, beradaptasi di berbagai kondisi, menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan teknologi dalam pengembangan desa.

“Mahasiswa harus hadir menjadi katalisator yang mampu mengidentifikasi, menggali, dan mengembangkan seluruh potensi baik sumber daya manusia, alam, budaya, maupun ekonomi yang dimiliki oleh masyarakat,” Pungkasnya.

Melalui pelaksanaan KKN Reguler ini, UMP menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga berperan aktif dalam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Diharapkan, kehadiran mahasiswa KKN UMP di desa-desa lokasi penugasan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kapasitas masyarakat, serta mendorong pemanfaatan teknologi dan potensi lokal untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow