Operasi SAR dipimpin oleh Bima dari Kantor SAR Cilacap. Lokasi pencarian berada sekitar 19,2 mil laut dari Pelabuhan Sleko, di wilayah perairan Samudera Hindia.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kantor SAR Cilacap, Lanal Cilacap, Polairud, PPSC, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.
Tim SAR gabungan mengerahkan berbagai peralatan, seperti perahu karet (RIB), drone UAV, serta perlengkapan SAR air dan medis.
Hingga kini, korban masih dalam pencarian. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung jalannya operasi.
Basarnas bersama tim SAR gabungan menyatakan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.













