Terminal Peti Kemas Semarang Tembus 1 Juta TEUs, Dorong Daya Saing Logistik Jawa Tengah

Terminal Peti Kemas Semarang Tembus 1 Juta TEUs, Dorong Daya Saing Logistik Jawa Tengah. Foto: Pelindo Tanjung Emas Semarang.

Ke depan, TPK Semarang menyiapkan langkah pengembangan berkelanjutan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas, efisiensi, dan akselerasi digitalisasi. Pada 2026, terminal ini akan memulai peninggian dermaga dan container yard, melakukan modernisasi peralatan bongkar muat melalui penambahan 27 unit head truck dan chasis, serta pengadaan 4 unit Quay Container Crane (QCC) berkapasitas full twin-lift dengan jangkauan hingga 16 row, lebih panjang dibandingkan QCC eksisting. Selain itu, 3 unit RTG ditargetkan menyelesaikan proses elektrifikasi secara penuh.

Penguatan sistem teknologi informasi terintegrasi serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga terus dilakukan sejalan dengan penerapan transformasi terminal berbasis Planning & Control. Dalam mendukung kelancaran arus logistik darat, TPK Semarang telah mengimplementasikan Terminal Booking System (TBS) sejak 2022 dan terus melakukan penyempurnaan hingga kini menjadi salah satu rujukan penerapan di lingkungan pelabuhan.

Sejak April 2025, terminal ini juga menghadirkan Waiting Area sebagai one stop solution bagi pengemudi truk, lengkap dengan fasilitas istirahat dan layanan administrasi. Keberadaan fasilitas ini terbukti mampu mengurangi antrean di dalam dan sekitar terminal, meningkatkan keselamatan kerja, menekan potensi kecelakaan operasional, serta memberikan kepastian layanan bagi pengguna jasa.

Meski demikian, TPK Semarang masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari fluktuasi volume petikemas pada periode tertentu, tingkat kepatuhan pengguna jasa terhadap sistem, hingga faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, rob, dan penurunan tanah di beberapa area. Manajemen menyikapi hal tersebut melalui penguatan perencanaan, koordinasi lintas instansi, serta penyempurnaan sistem dan prosedur operasional secara berkelanjutan.

I Nyoman Sutrisna menegaskan harapannya agar TPK Semarang terus tumbuh sebagai terminal andalan di Jawa Tengah.

“Kami berharap TPK Semarang dapat terus tumbuh menjadi terminal peti kemas yang andalan, efisien, dan berdaya saing, seiring dengan pertumbuhan industri di Jawa Tengah. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan dan dukungan berkelanjutan, TPK Semarang diharapkan mampu berkontribusi optimal terhadap kelancaran logistik nasional,” ujarnya.

Capaian 1 juta TEUs ini sekaligus menegaskan posisi TPK Semarang sebagai terminal strategis yang berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok, mendukung pertumbuhan ekonomi regional, serta memperkuat sistem logistik nasional secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas, efisiensi operasional, budaya K3, dan penerapan prinsip ESG secara konsisten.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow