Tarling perdana ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat dari sejumlah instansi dan BUMD. Bantuan tersebut antara lain berasal dari Bank Jateng Purwokerto, RSUD Ajibarang, PDAM Tirta Satria Purwokerto, BPR BKK Purwokerto, BAZNAS Kabupaten Banyumas, serta Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, berupa uang tunai, sarana prasarana, paket sembako, hingga mushaf Al-Qur’an.
Sinergi lintas lembaga ini menjadi wujud konkret dukungan terhadap kesejahteraan warga, khususnya di momentum Ramadan.
Di sektor kesehatan, Bupati kembali menegaskan prioritas implementasi Universal Health Coverage (UHC) agar layanan kesehatan semakin mudah diakses masyarakat.
“Melalui program ini, warga Banyumas yang membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan pelayanan BPJS,” jelasnya.
Selain itu, kabar strategis juga disampaikan terkait pembangunan Jalan Tol Penjagan–Cilacap yang telah mendapat persetujuan pemerintah pusat. Proyek ini direncanakan mulai berjalan pada 2029 dan diharapkan membuka akses ekonomi baru, sekaligus memastikan pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan.
“Pembangunan direncanakan mulai berjalan pada tahun 2029 dengan harapan membuka akses ekonomi baru serta memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga pelosok desa,” tuturnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Sadewo mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas wilayah serta tidak mudah terprovokasi informasi bohong. Stabilitas sosial dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Banyumas yang benar-benar Produktif, Adil, dan Sejahtera.












