Tak Cuma Susi dan Prilly, Ini 7 Kartini Pariwisata Indonesia yang Wajib Kamu Tahu!

Tak Cuma Susi dan Prilly, Ini 7 Kartini Pariwisata Indonesia yang Wajib Kamu Tahu! Foto: Instagram

3. Mari Elka Pangestu: Arsitek Kebijakan Pariwisata Global

Mari Elka Pangestu. Foto: Instagram

Mari Elka Pangestu adalah sosok yang tak asing di dunia ekonomi dan pariwisata. Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011-2014), ia menjadi salah satu arsitek kebijakan yang meletakkan fondasi kuat bagi pertumbuhan sektor ini. Kini, ia terus berkiprah di panggung global melalui lembaga seperti Bank Dunia. Mari adalah Kartini yang membuktikan bahwa perempuan Indonesia bisa duduk di meja pengambilan keputusan tertinggi, baik nasional maupun internasional.

4. Trinity: Pelopor Travel Writing Indonesia

Trinity. Foto: Instagram

Bagi para pencinta buku perjalanan, nama Trinity adalah legenda. Lewat seri bukunya The Naked Traveler, ia mengubah cara pandang masyarakat terhadap aktivitas berwisata. Tulisannya yang lugas, jujur, dan inspiratif menjadi kiblat bagi para travel influencer masa kini. Trinity juga aktif menjadi pembicara dan kritikus kebijakan pariwisata Indonesia. Ia adalah Kartini yang menunjukkan bahwa kekuatan perempuan juga bisa terletak pada kata-kata dan narasi.

5. Butet Manurung: Kartini dari Rimba

Butet Manurung. Foto: Instagram

Berbeda dengan yang lain, Butet Manurung memilih bergerak dari akar rumput. Melalui program Sokola Rimba, ia berjuang memberdayakan Suku Rimba di Taman Nasional Bukit Duabelas, Jambi. Pendekatan pendidikan berbasis budaya yang ia gagas bertujuan menjaga kearifan lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat adat. Butet adalah Kartini yang memperjuangkan mereka yang selama ini termarjinalkan, mengingatkan kita bahwa pariwisata tak hanya soal destinasi, tapi juga tentang manusia dan budaya.

6. Maya Watono: Transformator BUMN Pariwisata

Maya Watono. Foto: Instagram

Maya Watono adalah sosok di balik penyegaran sejumlah destinasi ikonik Indonesia. Sebagai Direktur Utama Injourney (PT Aviasi Pariwisata Indonesia), ia memimpin transformasi di Candi Borobudur, TMII, Bandara Soekarno-Hatta, hingga revitalisasi Grand Hotel de Djokdja. Kiprahnya membuktikan bahwa perempuan Indonesia mampu memegang posisi strategis di BUMN dan mendorong pariwisata Indonesia ke level internasional.

7. Prilly Latuconsina: Generasi Muda Penggerak Digital

Prilly Latuconsina sedang menikmati pemandangan. Foto: Instagram

Prilly Latuconsina adalah representasi Kartini dari generasi milenial dan Gen Z. Lewat media sosialnya, ia aktif mempromosikan destinasi wisata tanah air. Tak hanya itu, ia mengembangkan bisnis Salaya Yachts di sektor wisata bahari dan ditunjuk sebagai duta konservasi hiu paus. Prilly juga dikenal kritis, menekankan bahwa kebijakan pariwisata harus berbasis rasa dan pengalaman, bukan sekadar data. Ia adalah bukti bahwa perempuan Indonesia muda juga bisa menjadi agen perubahan.

Dari Susi hingga Prilly, ketujuh sosok ini adalah Kartini Pariwisata Indonesia yang membuktikan bahwa perempuan Indonesia mampu menjadi penggerak utama di sektor pariwisata Indonesia. Mereka bekerja di berbagai lini: kebijakan, bisnis, lingkungan, edukasi, hingga media sosial. Di momen Hari Kartini ini, kiprah mereka menjadi pengingat bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini tak pernah berhenti. Semangat itu terus bertransformasi, membawa dampak nyata bagi bangsa dan generasi mendatang.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow