Prof. Didik juga mengingatkan pentingnya peran apoteker dalam program kesehatan nasional, mulai dari inisiatif ‘Satu Desa Satu Apotek’ yang diusulkan Presiden Prabowo, penguatan layanan kesehatan primer, percepatan penanganan tuberkulosis, hingga pencegahan penyakit tidak menular.
Dari pihak pemerintah, Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc., M.Si., perwakilan Dinas Kesehatan Jawa Tengah, menyampaikan pesan khusus untuk para apoteker baru.
“Banyak permasalahan terkait kesehatan yang sudah diprogram oleh Pak Prabowo. Saya harap adik-adik semua bisa terus berkembang dan berkontribusi pada program nasional ini. Terakhir, selamat kepada adik-adik yang sudah disumpah hari ini. Pesan saya adalah jaga profesionalisme dan integritas,” ucapnya.
Kebanggaan juga dirasakan oleh salah satu lulusan, Apt. Ulfi Restiana Devi Pratiwi, yang bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan di Fakultas Farmasi UMP.
“Banyak tantangan yang kami hadapi, namun berkat doa dan dukungan semua pihak akhirnya kami bisa lulus. Sumpah profesi yang kami ambil hari ini adalah awal perjalanan kami sebagai apoteker, sekaligus pengingat akan tanggung jawab moral dan etika pada masyarakat,” ungkapnya.













