Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut integrasi layanan menjadi faktor utama perubahan pola perjalanan masyarakat selama Nataru.
“Integrasi antara kereta api jarak jauh dan Commuter Line di Bekasi dan Jatinegara memudahkan pelanggan mengatur perjalanan, sekaligus mendukung kelancaran arus penumpang dari dan menuju Jakarta selama Nataru,” ujar Anne.
Secara nasional, minat masyarakat terhadap transportasi kereta api juga terlihat dari capaian penjualan tiket. Hingga 19 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket Nataru telah mencapai 1.923.622 tiket dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan.
Dari jumlah tersebut, kereta api jarak jauh terjual 1.765.860 tiket atau 64,0 persen dari kapasitas 2.761.048 kursi. Sementara itu, kereta api lokal mencatat penjualan 157.762 tiket atau 21,2 persen dari total 745.056 kursi.
Bekasi dan Jatinegara Masuk Stasiun Tujuan Favorit
Dalam daftar 10 stasiun tujuan favorit kereta api jarak jauh di Jawa dan Sumatra, Stasiun Bekasi menempati peringkat ke-5, sedangkan Stasiun Jatinegara berada di posisi ke-10. Capaian ini mempertegas peran stasiun terintegrasi dalam menopang mobilitas masyarakat menuju pusat aktivitas dan destinasi libur akhir tahun.
Untuk memastikan perjalanan yang lancar dan terencana, KAI mengimbau masyarakat melakukan pemesanan tiket sejak dini melalui aplikasi Access by KAI. Selama periode Nataru, KAI juga menghadirkan diskon tarif 30 persen yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan total 1.509.080 tempat duduk.
Hingga 19 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, realisasi penjualan tiket diskon tersebut telah mencapai 726.623 tiket atau sekitar 48 persen dari kapasitas yang disiapkan.












