CILACAP, MyInfo.ID – Semangat berbagi mewarnai bulan suci Ramadan di lingkungan pekerja energi di Kabupaten Cilacap.
Serikat pekerja di lingkungan Pertamina yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Kilang Cilacap menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat.
Kegiatan bertajuk “SPP PWK Berbagi” tersebut diawali dari halaman Gedung Patra Graha Cilacap, kompleks sekretariat SPP PWK. Para pekerja yang menjadi relawan tampak menyiapkan ratusan paket sembako sebelum diberangkatkan ke sejumlah titik di wilayah kota.
Ketua Umum SPP PWK Dwi Jatmoko secara langsung melepas rombongan relawan. Setelah doa bersama, para pekerja kemudian bergerak menyusuri sejumlah jalan utama di Kota Cilacap untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga yang ditemui di sepanjang perjalanan, mulai dari pekerja harian, petugas kebersihan, hingga masyarakat yang membutuhkan. Aksi sosial tersebut disambut hangat oleh warga yang menerima bantuan.
Perjalanan berbagi itu juga menyasar kawasan Tempat Pemilahan Sampah (TPS) Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi. Di lokasi tersebut, para relawan menyerahkan paket sembako kepada para pekerja pengelola sampah sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, terima kasih Pertamina dan SPP PWK. Semoga berkah dan sehat selalu,” ujar Sarni, salah seorang warga yang bekerja memilah sampah di TPS tersebut.
Menurut Dwi Jatmoko, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan serikat pekerja tidak hanya berfokus pada isu ketenagakerjaan dan operasional perusahaan, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka dan peduli. Karena itu kami tidak ingin melewatkan momentum ini tanpa berbagi. Program ini juga sudah menjadi tradisi yang rutin dilakukan setiap Ramadan,” katanya.
Selain membagikan sembako di jalanan, rombongan SPP PWK juga mengunjungi Yayasan Dipa Mandiri Nusantara di Jalan Ketapang, Cilacap Utara. Yayasan tersebut menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan menghasilkan berbagai kerajinan berbahan pelepah pisang yang memiliki nilai ekonomi.













