Skema Tambahan Armada dan Penyesuaian Rute
Untuk mendukung proses kepulangan, pemerintah menyiapkan dua skema mitigasi. Pertama, meminta penambahan armada Garuda Indonesia selama periode Ramadan. Kedua, melakukan penyesuaian rute penerbangan jika kondisi keamanan memburuk.
“Kami menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Jika diperlukan, akan ada penambahan armada dan penyesuaian rute agar jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan tepat waktu,” tambahnya.
Persiapan Haji 2026 dan Pesan Presiden
Di tengah situasi tersebut, pemerintah memastikan persiapan layanan haji 2026 tetap berjalan lebih awal. Sejumlah perangkat layanan telah disiapkan, disertai skenario alternatif apabila terjadi perubahan kondisi global.
“Kami mempersiapkan seluruh perangkat layanan lebih awal agar penyelenggaraan haji 2026 berjalan optimal. Namun demikian, kami tetap menyiapkan berbagai skenario mitigasi sebagai langkah kehati-hatian,” jelas Wakil Menteri.
Presiden Prabowo Subianto juga memberikan arahan agar penyelenggaraan haji bebas dari praktik rente, kartel, maupun manipulasi.
“Pesan Presiden sangat jelas, wajah Kementerian harus menjadi wajah integritas, bersih, dan transparan. Tidak boleh ada praktik yang mencederai kepercayaan umat,” tegas Wakil Menteri mengutip arahan Presiden.
Dengan penguatan koordinasi dan skema mitigasi yang disiapkan, pemerintah menargetkan keselamatan jemaah tetap terjaga serta penyelenggaraan haji 2026 dapat berlangsung sesuai jadwal.













