PURWOKERTO, MyInfo.ID – Proses pemilihan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memasuki fase krusial. Memasuki tahap kelima, panitia seleksi menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi para bakal calon rektor sebagai bagian dari penyaringan kepemimpinan perguruan tinggi negeri.
Pada Kamis (8/1), empat bakal calon rektor Unsoed yang telah lolos seleksi administrasi menjalani Medical Check Up (MCU) di Paviliun Geriatri RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto. Keempat kandidat tersebut adalah Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc., dan Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P.
Direktur RSUD Margono, dr. Heri Dwi Purnomo, Sp.An-TI, menyambut langsung kehadiran para bakal calon pimpinan Unsoed sekaligus membuka secara resmi rangkaian pemeriksaan kesehatan. Ia menegaskan bahwa tes ini dirancang untuk memastikan para kandidat memiliki kondisi fisik dan mental yang memadai dalam mengemban tanggung jawab kepemimpinan universitas.
Pemeriksaan kesehatan tersebut dipimpin oleh Dr. Gede Perdana, Sp.PD., Subs. R(K), M.Biomed., yang mengoordinasikan tim dokter lintas disiplin guna menjalankan prosedur medis secara komprehensif dan objektif.
Adapun tahapan pemeriksaan yang dijalani keempat bakal calon rektor meliputi serangkaian tes medis dan psikologis, antara lain:
- Pemeriksaan laboratorium, mencakup tes darah lengkap untuk menilai kondisi kesehatan umum, pemeriksaan fungsi ginjal (ureum dan kreatinin), fungsi hati (SGOT dan SGPT), serta tes bebas narkotika.
- Pemeriksaan radiologi, berupa foto Roentgen Thorax untuk melihat kondisi paru-paru dan jantung.
- Elektrokardiogram (EKG) guna memantau aktivitas dan kesehatan jantung.
- Pemeriksaan psikologi, yang menilai kesehatan rohani serta stabilitas emosional sebagai aspek penting dalam kepemimpinan.
- Pemeriksaan fisik, dilakukan langsung oleh dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD).
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unsoed, Prof. Dr. Dwi Nugroho Wibowo, M.S., menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan wajib yang menentukan kelanjutan proses seleksi.
“Pemeriksaan ini adalah syarat yang wajib diikuti oleh bakal calon agar dapat mengikuti tahap selanjutnya yaitu penetapan dan pengumuman bakal calon rektor yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Januaric2026,” pungkasnya.
Tahapan pemeriksaan kesehatan ini menegaskan komitmen Unsoed dalam menerapkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme dalam proses pemilihan pimpinan universitas. Dengan memastikan kesiapan fisik dan mental para calon, Unsoed berupaya menghadirkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjalankan amanah strategis pendidikan tinggi secara berkelanjutan.












