“Ini adalah sebuah kebanggaan tidak hanya untuk kalian, tetapi juga untuk orang tua dan sekolah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tingginya minat pelajar Banyumas yang tercermin dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan orang.
“Hal tersebut menunjukkan bahwa kalian adalah putra-putri pilihan yang telah menyisihkan rekan-rekan lainnya,” tambahnya.
Agus memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif tanpa intervensi pihak mana pun.
“Kelulusan kalian adalah murni hasil dari usaha, kesiapan dan kapasitas diri masing-masing,” tegasnya.
Tes wawasan kebangsaan dan TIU menjadi tahap penting untuk mengukur kemampuan intelektual sekaligus pemahaman peserta terhadap nilai-nilai Pancasila dan rasa cinta tanah air.
Menutup sambutannya, Agus berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga semangat dan menjunjung tinggi sportivitas selama proses seleksi berlangsung.
“Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan bersainglah secara sehat. Apapun hasilnya, jadikan sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter di masa depan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan panitia seleksi agar bekerja secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab demi menghasilkan calon Paskibraka terbaik yang siap mengemban tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan 2026.













