Sutradara Film Landasan, Bayu Skak, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang dinilainya sangat membantu kelancaran proses pra produksi, khususnya dalam menjangkau masyarakat luas saat open casting.
“Pemerintah Banyumas sangat membantu kami, mulai dari akses lokasi, sosialisasi ke desa-desa, sampai fasilitas wisata yang digratiskan. Ini penting supaya masyarakat paham bahwa ada kegiatan syuting dan bisa terlibat langsung,” kata Bayu Skak.
Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam membangun rasa memiliki masyarakat terhadap proyek film yang digarap.
Banyumas Dipilih karena Antusiasme dan Potensi Lokasi
Bayu Skak mengungkapkan, tingginya partisipasi warga Banyumas menjadi salah satu alasan utama daerah ini dipilih sebagai lokasi utama syuting. Selain dukungan masyarakat, Banyumas dinilai memiliki kekayaan lanskap alam serta karakter lokasi yang kuat untuk mendukung alur cerita film bergenre komedi.
Film Landasan direncanakan menjalani proses syuting selama kurang lebih 30 hari di sejumlah titik di wilayah Banyumas. Mayoritas pemeran film akan diambil dari peserta casting terbuka, sehingga masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku langsung dalam industri perfilman.
Dengan mengangkat bahasa dan budaya Ngapak ke layar lebar, Film Landasan diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya Banyumasan sekaligus penggerak ekonomi kreatif daerah.












