Acara peresmian ini turut dihadiri oleh General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, Sales Manager PT Pralon Yohan Djajapranata, serta perwakilan dinas terkait dan pemerintah daerah setempat.
Achmad Budiharto menjelaskan bahwa program RSLH di dua kabupaten ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang telah dijalankan sejak 2022. “Kami ingin kehadiran program RSLH dapat membantu memperbaiki kualitas hidup penerima manfaat, terutama di daerah yang tengah mengakselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem dan program 3 juta rumah,” jelas Budiharto.
Pendekatan total intervensi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan program ini. “Prinsip kami adalah total intervensi. Kami tidak ingin penerima bantuan terbebani biaya tambahan. Selain itu, kami melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pembangunan agar manfaat ekonominya turut dirasakan secara lebih luas,” tambahnya.
Desain rumah RSLH dirancang memenuhi standar hunian sehat dengan dua hingga tiga kamar, ruang serbaguna, dapur, serta fasilitas sanitasi yang memadai untuk keluarga kecil.
Tidak hanya renovasi rumah, PT Djarum bersama PT Pralon juga membangun infrastruktur air bersih di Desa Tlahab Lor. Pembangunan bak penampungan dan jaringan pipa HDPE sepanjang 2,8 KM dari sumber air Banyu Bacin ke Dukuh Pete berhasil mengalirkan air bersih ke 43 rumah (177 jiwa) yang sebelumnya kesulitan akses air bersih.
Sepanjang 2025, PT Djarum menargetkan renovasi 350 rumah di Kudus dan berbagai kabupaten di Jawa Tengah. Secara kumulatif sejak 2022, hingga akhir tahun ini akan tercapai 620 hunian yang telah direnovasi, tersebar di Kudus, Rembang, Grobogan, Demak, Blora, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara, dan Purbalingga.













