News  

Prediksi Nataru Capai 119,5 Juta Orang, Banyumas Perkuat Pengamanan dan Kesiapsiagaan

Prediksi Nataru Capai 119,5 Juta Orang, Banyumas Perkuat Pengamanan dan Kesiapsiagaan. Foto: Pemkab Banyumas

PURWOKERTO, MyInfo – Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama aparat keamanan memperkuat kesiapsiagaan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), seiring meningkatnya pergerakan masyarakat secara nasional. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi mobilitas masyarakat pada periode Nataru tahun ini diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, atau naik 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa peningkatan mobilitas tersebut menuntut kesiapan maksimal dari seluruh unsur pengamanan dan pelayanan publik di daerah.

“Nataru merupakan tugas rutin yang harus dipastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar. Hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat,” tegas Sadewo saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Candi 2025”, Jumat (19/12/2025), di Halaman Markas Polresta Banyumas.

Sadewo menjelaskan, menghadapi Nataru tahun ini, Polresta Banyumas bersama para pemangku kepentingan telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Polresta Banyumas bersama stakeholder terkait juga telah memetakan jalur jalan rawan kepadatan lalulintas dan laka lantas serta khusus pada lokasi dan jalur menuju objek wisata agar tidak terjadi kemacetan, telah disediakan kantong parkir yang memadai, pengaturan jalur keluar masuk, dan pengaturan lokasi pedagang agar masyarakat dapat berwisata dengan nyaman,” terangnya.

Selain persoalan lalu lintas, kewaspadaan juga diarahkan pada wilayah rawan bencana alam, mengingat intensitas hujan yang meningkat pada akhir dan awal tahun.

Pada aspek Kamtibmas, Sadewo memastikan pengamanan ibadah Natal dilakukan secara ketat namun tetap mengedepankan nilai toleransi.

“Selanjutnya, pada sisi Kamtibmas, untuk menjamin pelaksanaan ibadah natal berlangsung dengan aman dan khidmat, dipastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi dan libatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan sebagai wujud toleransi beragama, serta memastikan kehadiran negara pada setiap kegiatan ibadah masyarakat,” tegasnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow