News  

Prabowo Instruksikan Muhaimin Periksa Kekuatan Bangunan Semua Pesantren Pasca Tragedi Al Khoziny

Prabowo Instruksikan Muhaimin Periksa Kekuatan Bangunan Semua Pesantren Pasca Tragedi Al Khoziny. Foto: BPMI Setpres

JAKARTA, MyInfo.ID – Pasca runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menelan korban hingga 40 santri meninggal dunia, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan langkah tegas untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang.

Presiden meminta Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan keamanan bangunan pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Presiden memerintahkan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar untuk memeriksa sekaligus memperbaiki pondok pesantren resmi yang perlu dicek kekuatan struktur bangunannya, serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Instruksi tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat tertutup di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih. Pertemuan itu membahas perkembangan program strategis pemerintah di bidang kesejahteraan rakyat dan ketahanan nasional, termasuk penanganan pasca-bencana di Sidoarjo.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh santri memperoleh lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman.

Sementara berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Minggu (5/10/2025) pukul 18.00 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan 40 jenazah dari reruntuhan bangunan musala empat lantai di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk pada Senin (29/9) lalu.

Proses pencarian dilakukan dengan dukungan alat berat seperti eskavator dan pemecah beton, mengingat kondisi reruntuhan yang padat dan rawan bergeser. Tim penyelamat bekerja secara hati-hati untuk menghindari risiko tambahan di lokasi bencana.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow