News  

Prabowo Dorong Percepatan Kampung Nelayan, Serap 17,6 Ribu Tenaga Kerja dan Perkuat Gizi Nasional

Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto: Humas Kemensetneg

BOGOR, MyInfo.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) serta program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan. Kedua program tersebut dinilai strategis karena bersifat padat karya, mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat melalui sektor perikanan.

“Bapak Presiden memang benar-benar menghendaki kita semua bekerja dengan jauh lebih cepat lagi, terutama di beberapa bidang yang bersifat penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya. Contohnya adalah beliau minta percepatan dalam rangka pembangunan kampung-kampung nelayan dan program pembuatan kapal-kapal tangkap ikan,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya dikutip Kamis (8/1/2026).

Menurut Prasetyo, arah kebijakan Presiden tidak hanya berorientasi pada penciptaan lapangan kerja jangka pendek, tetapi juga menyasar dampak jangka panjang berupa penguatan produksi pangan berbasis protein hewani dari laut. Sektor perikanan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat secara nasional.

“Jadi beliau memang ingin sesegera mungkin program-program tersebut karena bersifat selain padat karya juga itu akan meningkatkan produksi protein kita dari sektor perikanan untuk kita bisa meningkatkan asupan protein bagi seluruh rakyat kita,” kata Mensesneg.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa pembangunan KNMP telah memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan rilis resmi KKP pada Rabu (07/01/2026), pelaksanaan pembangunan KNMP di 65 lokasi telah menyerap 17.550 tenaga kerja, dengan rata-rata sekitar 270 orang per lokasi.

Tenaga kerja tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pekerja konstruksi, nelayan, hingga tenaga operasional yang akan mengelola fasilitas KNMP. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring pengoperasian sarana pendukung, penguatan logistik perikanan, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi hulu dan hilir di kawasan pesisir.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, KNMP dirancang sebagai model pemberdayaan masyarakat pesisir yang terintegrasi. Program ini menggabungkan pembangunan infrastruktur dengan pendekatan social engineering untuk menciptakan ekosistem ekonomi pesisir yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Pada tahap awal, pembangunan KNMP difokuskan pada 65 titik di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Pemerintah juga menyiapkan pengembangan 35 titik tambahan pada tahap kedua, yang ke depan direncanakan berkembang hingga 1.000 titik pembangunan sebagai bagian dari strategi nasional peningkatan kesejahteraan nelayan dan perluasan lapangan kerja.

Melalui percepatan KNMP dan penguatan armada kapal tangkap ikan, pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir Indonesia.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow