News  

Polisi Banyumas Gagalkan Dugaan Tawuran Remaja Saat Patroli Dini Hari Ramadan

Polsek Tambak Polresta Banyumas mengamankan sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di Kabupaten Banyumas. Foto: Polresta Banyumas

Sebanyak enam remaja berinisial AAK, FAS, YA, ANS, AS dan FAR, yang seluruhnya merupakan warga Kabupaten Kebumen, kemudian menjalani pembinaan. Polisi menghadirkan orang tua, pihak sekolah, serta perangkat desa untuk mencegah keterlibatan mereka dalam aksi serupa di kemudian hari.

Kepolisian menegaskan pentingnya menjaga ketertiban, terutama selama bulan Ramadan yang kerap diwarnai aktivitas remaja pada malam hingga dini hari.

“Kami mengimbau kepada para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perang sarung yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Momentum Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, produktif dan bermanfaat,” imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan keluarga menjadi faktor penting dalam mencegah kenakalan remaja.

“Pengawasan dari keluarga menjadi kunci utama dalam mencegah kenakalan remaja. Kami berharap orang tua dapat berperan aktif dalam membimbing anak anak agar memanfaatkan waktu selama Ramadan untuk kegiatan yang bermanfaat serta menjauhi aktivitas yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, pihak kepolisian berharap kolaborasi antara aparat, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami berharap melalui sinergi antara Polresta Banyumas, orang tua dan lingkungan masyarakat, para remaja dapat menjalani bulan Ramadan dengan kegiatan yang positif sehingga situasi kamtibmas di wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow