Techno  

Polda Jateng dan UMP Kembangkan Pemanfaatan AI untuk Investigasi Forensik Modern

Polda Jateng dan UMP Kembangkan Pemanfaatan AI untuk Investigasi Forensik Modern. Foto: UMP

“Pelatihan ini juga menyoroti berbagai aplikasi praktis AI dalam forensik, antara lain Analisis Bukti Digital: Mempercepat analisis teks, dokumen, foto, dan audio. Image Enhancement: Memperjelas bukti visual seperti plat nomor kendaraan yang buram. Prompt Engineering: Seni merumuskan perintah yang efektif kepada AI untuk mendapatkan hasil yang akurat dan relevan,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan peran OSINT dalam membantu penyidik menelusuri informasi yang tersebar di dunia maya.

Selain manfaat, forum ini turut mengupas sisi etis dan tantangan dari penggunaan AI di ranah penegakan hukum. Mukhlis menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman deepfake, disinformasi, serta potensi bias dan “halusinasi” dalam sistem AI.

“Jangan pernah mempercayai output AI 100%. Anggap output AI sebagai petunjuk awal, bukan fakta atau bukti final. Semua temuan harus diverifikasi ulang,” tegasnya.

Kepala Bidang Laboratorium Forensik (Kabidlabfor) Polda Jateng menyampaikan bahwa pemanfaatan AI merupakan langkah strategis menuju transformasi digital dalam penyidikan.

“Dengan mengadopsi Generative AI secara bijak, Kepolisian dapat meningkatkan kapabilitas investigasi secara signifikan, menyelesaikan perkara lebih cepat, dan memberikan keadilan bagi masyarakat dengan lebih efektif,” ujarnya.

Kolaborasi antara Polda Jateng dan UMP ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara lembaga penegak hukum dan dunia akademik. Melalui kerja sama ini, diharapkan kemampuan penyidik dalam menguasai teknologi digital forensik semakin meningkat dan selalu selangkah lebih maju dalam mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan di era modern.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow